Thursday , December 14 2017
Home / Kolom / Hartono AS / AUTOMATED GUIDED TRANSIT (AGT) SERIE 8500

AUTOMATED GUIDED TRANSIT (AGT) SERIE 8500

AUTOMATED GUIDED TRANSIT (AGT) SERIE 8500

UNTUK LINTAS YAMAGUCHI-JEPANG

Oleh : Ir. Hartono AS MM

Dosen Teknik Perkeretaapian STTD

PENGERTIAN AGT

Dalam Undang-undang Nomor 23 rahun 2007 tentang Perkeretaapian, tidak terdapat jenis Kereta Api  AGT, walaupun demikian di luar negeri seperti  Jepang AGT termasuk dalam kendaraan yang mempunyai jalur  yang diarahkan seperti kereta api.

Automated Guided Transit (AGT) merupakan kendaraan pengangkut penumpang yang terdiri dari beberapa unit dan dirangkaikan menjadi  1 (satu) set serta berjalan pada suatu jalur tertentu dengan sumber tanaga listrik. AGT menggunakan roda ban karet yang akan menggelinding pada  jalur jalan beton  dan mempunyai roda pengarah disisi kiri maupun kanan kendaraan yang akan menempel kesuatu dinding di sebelah kiri dan kanan AGT, sehingga perjalanannya selalu berada di jalur yang diarahkan.

SEJARAH AGT LINTAS YAMAGUCHI

Sejak awal lintas Yamaguchi di Jepang dibuka pada tahun 1950, lokomotif uap kecil digunakan untuk menarik Kereta Api antara Seibu Amusement park danUnesco Village yang  merupakan pemandangan menarik.  Namun lintas ini kemudian diganti dengan transportasi kota yang modern pada bulan April 1985. Sistem transportasi baru lintas Yamaguchi sepanjang  2,8 km menghubungkan stasiun Seibu Amusement park pada lintas Seibu-Shinjuku dengan stasiun Seibu Baseball Ground pada lintas Seibu-Ikebukuro, dengan perjalanan disepanjang sisi danau tempat wisata.

Pembukaan lintas baru ini telah melancarkan hubungan transportasi antara lintas stasiun Shinjuku, lintas Ikebukuro dan lintas Chuo-JNR, serta meningkatkan kapasitas transportasi yang sangat besar. System transportasi  yang  dibangun ini, dalam rangka standarisasi Teknik dan Spesifikasi dari  Automated Guided Transit System yang ditetapkan di Jepang pada bulan Maret 1983.

GAMBARAN LINTAS YAMAGUCHI

  1. Panjang rute lintas operasi : 2,8 km,
  2. Jumlah stasiun :  3 (tiga),
  3. Kelandaian maksimum :  5% = 50 permil,
  4. Radius lengkung minimum : 60 meter (lintas utama),
  5. System operasi : 1 orang masinis,
  6. Jumlah armada : 12 umit = 3 set.

AGT SERI 8500

Satu set AGT Yamaguchi  terdiri dari 4 unit yang disambung secara permannen/tetap.  System pengatur (control system) Variable Voltage Variable Frequency (VVVF)  digunakan pada AGT serie 8500 yang menggunakan motor induksi 3 phasa. Keunggulan dari penerapan teknologi baru yaitu penggunaan motor  traksi arus bolak balik (AC traction motor) adalah menghemat energy dan biaya perawatan.

BADAN KERETA

Bagian depan kabin masinis sedikit miring tetapi rata, dilengkapi pintu darurat disebelah kiri serta kaca lebar disisi sebelah kanan jika dilihat dari luar, sehingga tata letak pada ujung kereta memang tidak simetris (asimetri).

Agar  sesuai dengan tata letak tempat duduk, maka setiap sisi kereta dilengkapi dengan sebuah pintu geser dan jendela samping yang terdiri dari 2 bagian yang dipasang disetiap sisi dari pintu, sehingga mendapat luasan yang maksimum.

Desain badan kereta mengefektifkan lintasan lurus dan disesuaikan dengan lintas belokan yang mempunyai radius lengkung kecil yaitu R = 60 m. Warna cat luar badan kereta dominan putih dengan garis strip tiga warna yaitu biru-merah-hijau dibawah jendela.

RUANG PENUMPANG DAN KABIN MASINIS

Desain dan pola warna interior dirancang untuk memberikan rasa nyaman dan mewah dalam ruangan yang terbatas. Susunan tempat duduk berhadapan dan berseberangan dibuat agar penumpang dapat menikmati pemandangan disepanjang jalan.

Partisi kabin masinis dibuat setengah agar aman namun penumpang dapat leluasa melihat kearah depan. Permukaan atap dan instalasi outlet pendingin udara pada kedua ujung dan aliran udara dipasang pada atap dikedua ujung yang dirancang dengan tepat.

Tata letak peralatan kendali meja masinis dibuat agar dapat dioperasikan oleh satu orang mesinis. Meja pengendali dan kotak saklar dapat dikunci sehingga aman. Gagang kendali tunggal dengan bentuk T dipasang ditengah meja pengendali.

PERALATAN KENDALI UTAMA DAN MOTOR TRAKSI

Inverter  VVVF dengan rem  regenerative  yang menggunakan GTO thyristor diterapkan sebagai peralatan Kendali utama. Penggunaan sirkuit tanpa kontak dan motor induksi 3 phasa akan mengurangi pekerjaan  perawatan dan menghemat energy.

Gagang pemberi tenaga (notch) diatur pada kecepatan tetap diterapkan untuk mencapai tingkat efisiensi  yang  tinggi dalam operasi dan untuk kenyamanan penumpang.

PERALATAN ATS

Peralan Automatic Train Stop (ATS)  adalah alat pengendali multi informasi tipe perubahan frekuensi pada pola operasi kendaraan AGT.  Pembatasan kecepatan diset sesuai dengan informasi dari jalan yang akan dilalui.  Bila kereta AGT melebihi batas kecepatan, alat ATS akan bekerja mengurangi kecepatan atau akan menghentikan kereta AGT.

Peralatan deteksi titik tipe TD  digunakan dan sinyal ditransmisikan dengan antenna dari kendaraan AGT, sedangkan peralatan dijalur jalan akan menangkap apakah kereta  AGT  berada di dalam segmen lintas yang  sedang dilalui atau sudah melewati.

SISTEM REM

System rem pada AGT menggunakan rem tipe elektromagnetik langsung dengan perintah elektrik dan rem bantu (auxliliary brake) yang dapat juga digunakan sebagai rem regenerative. Oleh karena rem regenerative dioperasikan secara elektrik, rem steady dapat dicapai. Untuk rem pneumatic ada 4 posisi  rem yaitu  system normal, darurat, aman dan parkir.

SISTEM PENDINGIN

System  pendingin tipe split yang kecil dan ringan serta mempunyai peralatan didalam ruang penumpang yang dipasang pada atap dibagian ujung depan dan belakang. Sementara peralatan luar seperti  blower dipasang dibawah lantai, sehingga pendinginan yang efisien dapat dicapai.

Sebagai tambahan kipas angin 4 baris dipasang pada atap dikedua sisi untuk memperbaiki efek pendinganan kearah penumpang.

PERALATAN KEMUDI DAN BOGIE

Oleh karena banyak terdapat tikungan dan tanjakan menerus di lintas Yamaguchi, AGT menggunakan roda ban karet dan system kemudi 4 roda untuk dapat melintasi belokan radius kecil dengan luwes.

Bogie merupakan kesatuan yang mudah dilepas dari hubungan dengan badan kereta dan dibuat agar mudah dirawat serta banyak bagian yang bebas perawatan. Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, digunakan pegas udara  (air suspension) dan roda ban karet.

Roda ban berupa tipe tubeless dengan kawat baja yang diimpregnasi, sehingga sangat kecil kemungkinan untuk pecah ban.  Walaupun demikian untuk keadaan darurat, roda bantu inti dipasang bersatu dengan roda ban.

Sumber :  Railway System and component, February 1986, “Automated Guideway Transit Vehicle Series 8500 for Yamaguchi line”.

 

About Redaksi MKA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *