Home / Kereta / Bima (Mungkin) Masuk Kotak

Bima (Mungkin) Masuk Kotak

KA Bima
Ada kemungkinan KA Bima akan di gabung dengan rangkaian KA Jayabaya

Majalah ka, Setelah berdinas hampir 40 tahun, Bima yang perkasa dan tangguh itu mulai renta. Ki Dalang mungkin segera memasukkanya ke kotak. Bima akan jadi Si Biru Malang

Ting-tong, “Jalur I Kereta Api Bima jurusan Surabaya-Gubeng siap diberangkatkan.” Suara lengkingan Lokomotif CC 203 20 dengan 8 rangkaian kereta meramaikan Stasiun Gambir, seiring dengan pengumuman tersebut. Jes-jes kereta pun bergerak menelusuri rel, meninggalkan Jakarta yang merayap gelap.

Kereta api (KA) Bima, begitu nama rangkaian kereta eksekutif ini, diluncurkan pada Maret 1967. Hal ini merupakan awal dari sejarah pengoperasian KA berfasilitas pendingin ruangan (AC) di Indonesia.

Di awal pengoperasiannya, KA Bima dilengkapi dengan fasilitas tempat tidur atau kabin seperti dikapal laut. Eksterior kereta sengaja dicat dengan warna biru. Kereta ini melayani perjalanan koridor Jakarta-Surabaya. Setiap petang melaju dan Gambir atau Surabaya Gubeng, menembus birunya malam. Inilah yang menjadi dasar penamaan BIMA (Biru Malam). Namun kata Bima juga dianalogikan pula dengan nama dari salah satu tokoh pewayangan keluarga Pandawa. Bima memang menggambarkan karakter tubuh tinggi besar, kokoh, kekar, kuat, dan pemberani. Sejumlah karakter itu sengaja dilekatkan pada KA Bima untuk menggambarkan keandalan perjalanan dan kualitas pelayanannya yang selalu siap dalam berbagal cuaca.

Sayang nada miring turut membonceng si Biru Malarn setelah sekitar 20 tahun berjaya. Maka 19 Juni 1990, KA Bima mengalami perubahan interior menjadi kereta eksekutif tanpa tempat tidur atau kabin dengan tetap dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC). Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. sejak I Agustus 2002 rangkaian KA Bima sengaja diganti dengan rangkaian KA eksekutif sekelas Argo dengan kapasitas angkut sebanyak 400 orang.

Menurut Eko Bernhard, Kepala Stasiun Manggarai, satu kelebihan Bima dibanding kereta eksekutif lain adalah karena AC-nya bagus.

“Ya mungkin karena petugas yang merawat (AC) KA Bima lebih telaten,” terang Yosita Dachtiar, Kasubsi Pemasaran PT Kereta Api (Persero) Daop I Jakarta.

Perjalanan Gambir-Surabaya Gubeng yang berjarak sekkar 825 km, melalui limas Selatan ditempuh dalam waktu kurang lebih 13 jam. Kereta ini berhenti di Stasiun Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kertosono, dan Jombang. Selain itu banyak penumpang KA Bima yang melanjutkan perjalanan ke Denpasar dengan menggunakan KA Mutiara Timur.

Tak Perkasa Lagi

Setelah dinas hampir 40 tahun, Bima yang perkasa dan tangguh itu mulai renta dan keropos. Satu-persatu pecintanya mulai mundur, pindah ke kereta lain. KA Bima dikabarkan menyimpan potensi kerugian di pihak PT Kereta Api.

Wacana yang beredar di Daop I Jakarta, bulan Juli-Agustus 2006 ini satu diantara KA Bima atau Jaya-baya akan dinonaktilkan. Bila alternatif KA Bima yang dipillh, Lama sudah sejarah sang perkasa sebagai kererta eksekutif pertama. Rangkainnya jelas akan tercerai-berai untuk digabung ke rangkaian kereta lain.

Kasubsi Pemasaran PT Kereta Api (Persero) Daop I Jakarta, Yosita Dachtiar, mengakui adanya kabar akan dihentikannya KA Bima ini. “Tapi untuk mematikan KA ini kan bukan wewenang kita tapi kantor pusat (PT Kereta Api (Persero) di Bandung-red).” Kata Yosita hati-hati. Menurut Yosita, dalam pengoperasiannya KA Bima kerap mengalami kerugian. Hal itu karena terus menurunnya penumpang yang menyebabkan pemasukan tak sebanding dengan biaya pengoperasiannya.

Secara terpisah Drs. Hendri Anom, Kepala Seksi Pemasaran PT Kereta Api (Persero) Daop I Jakarta, KA Bima sedang dalam kajian evaluasi di pusat. “Ada kemungkinan KA Bima akan di gabung dengan rangkaian KA Jayabaya,” ungkapnya. “Tapi belum ada kepastian jadi tidaknya dan kapannya,” Tegas Hendri lagi.

  • Yanuarika
KA Bima, PT kereta api, Surabaya-Gubeng, Kereta api

About Redaksi MKA

Check Also

JRwest_Kumoha287-3

Mengenal JR West 287 Series

Mengenal JR West 287 Series KRL milik West Japan Railway Company (JR West), perusahaan kereta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *