Home / Kereta / KA Barang / Gerbong Bagasi (ok)
DSCF0315

Gerbong Bagasi (ok)

Gerbong Bagasi Perkuat Angkutan Kargo

Untuk meningkatkan layanan angkutan kargo, PT KAI menambah sarana gerbong bagasi. Sebanyak 33 unit diproduksi PT INKA dan sudah dikirim ke PT KAI.

Investasi besar-besaran yang dilakukan PT KAI (Persero) untuk mendukung peningkatan volume angkut barang antara lain dengan pengadaan gerbong dan lokomotif seri terbaru. Salahsatunya gerbong datar yang dipesan sampai ribuan unit. Ketika Majalah KA blusukan ke pabrik sepur “PT INKA” di Madiun, gerbong datar berjajar sedang diproduksi dan sebagian besar sudah dikirim ke PT KAI. Tak hanya gerbong datar, PT KAI juga memesan 33 unit gerbong bagasi (B) untuk meningkatkan layanan angkutan cargo. Karenanya, gerbong bagasi yang khas bercat hijau dilebeli tulisan ukuran besar “CARGO”.

“Ada pesanan dari PT KAI sebanyak 33 unit gerbong bagasi yang dikerjakan di INKA. Semuanya sudah dikirim September 2014,” jelas Direktur Produksi PT INKA, Hendy Hendratno Adji melalui pesan singkat yang dikirim ke Majalah KA.

Gerbong B bakal dioperasikan PT KAI untuk menambah perjalanan baru KA ONS/Parcel lintas selatan (Jakarta Gudang-Surabaya via Purwokerto). Penambahan gerbong cargo baru juga dibutuhkan untuk meningkatkan volume angkut barang hantaran potongan (BHP). Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan sarana gerbong bagasi, PT KAI hanya memanfaatkan beberapa unit kereta bisnis (K2) dimodifikasi menjadi gerbong bagasi. Hanya saja meskipun bisa diubah menjadi gerbong bagasi, secara kapasitas tidak bisa mengangkut barang dalam jumlah banyak, hanya maksimum 5 ton saja. Selisihnya sangat timpang dibanding dengan gerbong bagasi asli (bukan modifikasi) yang bisa memuat sampai maksimum 20 ton.

Lantas apa yang membuat gerbong bagasi antara yang modifikasi dengan yang asli berbeda kapasitas muatnya? Ternyata ada beberapa hal yang mempengaruhi kapasitas muat. Gerbong bagasi modifikasi eks K2 didesain awal memang hanya untuk mengangkut orang/penumpang, bukan barang. Bogie yang digunakan pun masih bogie NT 11 sedangkan gerbong bagasi terbaru buatan PT INKA sudah menggunakan bogie TB 398 dan frame/ rangka bawah yang lebih kokoh sehingga mampu menahan beban sampai dengan 20 ton.

“Yang membedakan, bogie TB 398 ukuran pegas lebih besar, lebih kaku sehingga walaupun muatan besar tidak ambles. Shock absorber juga disesuaikan. Lalu frame/ rangka bawah juga lebih , baja lebih tebal atau batang yang lebih banyak sehingga tidak melengkung waktu dibebani muatan sampai 20 ton,” jelas Ir. Hartono AS, MM (Dosen STTD Bekasi).

AMAD SUDARSIH

SPESIFIKASI TEKNIS GERBONG BAGASI (B)

Kecepatan (Maksimum) 100 km/jam
Panjang Badan Gerbong (Rangka Dasar) 20.000 mm
Panjang Gerbong dari Pusat Alat Perangkai 20.920 mm
Lebar 2.990 mm
Tinggi (Total dari kepala rel) 3.700 mm
Jarak antara pusat bogie 14.000 mm
Jarak sumbu roda (wheel base) bogie 2.200 mm
Tinggi sumbu alat peangkai (coupler) dari kepala rel pada muatan kosong 775 +1/-0 mm
Diameter roda baru 774+0,5 mm
Tinggi lantai dari kepala rel 1.000 mm
Berat kosong (maksimum) 33 ton
Berat muat (maksimum) 20 ton
Kuat muat maksimum (Berat muat ditambah 5%) 21 ton

Sumber: INKA

About Redaksi MKA

Check Also

IMG_3630

Syarat Angkut Sepeda Motor-rev

Kirim Sepeda Motor Sehari Sampai Kepastian tiba di stasiun tujuan menjadi salahsatu kelebihan pengangkutan barang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *