Home / Aktifitas / Jalur ganda kereta api koridor Larangan (Autosaved)
IMG_20141215_052215

Jalur ganda kereta api koridor Larangan (Autosaved)

Jalur Ganda Cirebon-Prupuk Didanai SUKUK

Segmen 1 pembangunan jalur ganda lintas Cirebon-Prupuk sudah berhasil merampungkan koridor Prupuk-Larangan dan Larangan-Ciledug. Tinggal Ciledug-Cirebon untuk menuntaskan pekerjaan Segmen 1 (lintas Cirebon-Prupuk).

Pembangunan jalur ganda lintas Cirebon-Prupuk (74,1 km) merupakan segmen 1 dari pembangunan jalur ganda lintas Cirebon-Kroya (Cikro) sepanjang 157,3 km. Meskipun Segmen 1 namun dalam pengerjaannya masih terbagi lagi menjadi 3 sub segmen yang meliputi: koridor Prupuk-Larangan, Larangan-Cileduk, dan Cileduk-Cirebon Prujakan. Dari 3 sub segmen 1 tersebut, lintas Prupuk-Larangan (18,4 km) sudah selesai dan dioperasikan pada 28 Mei 2014 dan koridor Larangan-Ciledug (31 km) pada 16 Desember 2014. Tinggal koridor Ciledug-Cirebon Prujakan yang ditargetkan selesai akhir tahun 2014 namun baru akan dioperasikan sekitar awal tahun 2015.

Kasubdit jalur & Bangunan Wilayah 1 Direktorat Prasarana Perkeretaapian, Heru Wibowo mengatakan pembangunan jalur ganda Cirebon-Kroya (Cikro) merupakan bagian dari pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa dari Cirebon sampai dengan Surabaya (620 km) yang ditargetkan akan selesai sampai tahun 2017.

“Saat ini yang sudah dibangun dan dioperasikan yaitu Ciledug-Prupuk, Prupuk-Purwokerto, Kutoarjo-Yogya-Solo. Lainnya masih dalam proses,” jelas Heru di sela switch over jalur ganda Larangan-Ciledug, di Stasiun Ciledug (15/12/2014).

Pembangunan jalur ganda lintas Cirebon-Kroya dianggarkan sekitar Rp 4,6 triliun. Dengan rincian segmen 1 sebesar Rp 1,565 Triliun (dana pinjaman SUKUK), segmen 2 sebesar Rp 1,7 Triliun (dana APBN/rupiah murni), dan segmen 3 sebesar Rp 1,4 Triliun (dana pinjaman SUKUK), sedangkan Kroya-Kutoarjo didanai pinjaman dari Jepang, dan Solo-Madiun dari pinjaman China.

“Untuk pembangunan jalur ganda Cirebon sampai Prupuk didanai dari SUKUK. Dan ini merupakan pilot project pembangunan infrastruktur pertama yang didanai dari SUKUK. Karena ini pilot project kita minta BPK mengaudit agar clear,” Kasatker Pembangunan Jalur Ganda Cirebon-Prupuk, Wicaksono Indarto.

Dalam acara switch over Larangan-Ciledug yang dilakukan selama 2 hari, Pejabat dari Kementerian Keuangan, Dirut PT Len Railway Systems (LRS) dan pejabat dari Kantor Pusat PT KAI dan pejabat Daop 3 Cirebon juga ikut menghadiri.

Direktur Utama PT LRS, Dewantara mengatakan, PT LRS ikut berkontribusi dalam membangun sistem persinyalan SIL (System Interlocking Len) dalam pembangunan jalur ganda Cirebon-Kroya. “Jalur ganda lintas utara Cirebon-Surabaya, persinyalannya kami yang menggarap. Sebagai industri dalam negeri, tentu kalau seandainya ada gangguan, tim kami dengan cepat turun ke lokasi. Kalau soal kendalanya bila ditengah jalan terjadi perubahan layout dan pola operasi sehingga kita harus mengubah konfigurasi sistem persinyalannya,” ungkap Dewantara.

Melihat progress pembangunan infrastruktur kereta api yang dananya berasal dari SUKUK, Kasubdit Pengelolaan Transaksi Ditjen Pengelolaan Utang, Kemenkeu, Wien Irwanto mengapresiasi kerjasama yang baik dengan Satker Pembangunan Jalur Ganda Cirebon-Prupuk.

“Tahun 2015, untuk segmen 3 pembangunan jalur ganda Purwokerto-Kroya kita biayai juga dari SUKUK sebesar kurang lebih Rp 1,2 T. Kalau yang untuk Cirebon-Prupuk, kita danai sekitar Rp 1,5 T. Selain membiayai pembangunan infrastruktur kereta api, kita juga membiayai pembangunan asrama haji di 4 kota dan tahun depan lebih banyak lagi dengan Kementerian PU untuk pembangunan jalan wilayah Indonesia tengah dan timur,” jelas Wien Irwanto.

Soal persyaratan untuk bisa didanai dari SUKUK, Wien menambahkan pihak terkait harus siap dengan lahan yang akan dibangun. Namun untuk prosesnya, pihak Kementerian Keuangan hanya menerima pengajuan pembiayaan hasil usulan Kementerian terkait kepada Bappenas. “Kami menerima pengajuan dari Bappenas, kami tinggal membiayai. Sukuk itu bisa untuk membiayai pembangunan infrastruktur, termasuk sarana publik,” imbuh Wien.

AMAD SUDARSIH

About Redaksi MKA

Check Also

JRwest_Kumoha287-3

Mengenal JR West 287 Series

Mengenal JR West 287 Series KRL milik West Japan Railway Company (JR West), perusahaan kereta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *