Thursday , December 14 2017
Home / Hot News / Loket Tiket KRL Bakal Diganti Commuter Vending Machine

Loket Tiket KRL Bakal Diganti Commuter Vending Machine

Salahsatu inovasi PT KCJ berupa Mesin Tiket KRL (Commuter Vending Machine). (Foto: AMS)
Salahsatu inovasi PT KCJ berupa Mesin Tiket KRL (Commuter Vending Machine). (Foto: AMS)

Tanggal 28 Desember 2015 menjadi sejarah dalam sistem ticketing KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line Jabodetabek. Sebab di tanggal tersebut, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) untuk pertama kalinya memperkenalkan kepada masyarakat pengguna KRL dengan mesin tiket KRL atau Commuter Vending Machine (C-VIM). Sebagai embrio, tiga C-VIM telah terpasang di hall tengah Stasiun Jakarta Kota. Wah, serasa sedang berada di stasiun modern di luarnegeri.

Sebagai barang baru, masih belum banyak pengguna KRL yang mendatanginya. Masih banyak pengguna KRL yang memilih antri panjang di loket konvensional. Padahal dengan C-VIM, pembelian tiket sekali jalan/ Tiket Harian Berjaminan (THB), resales THB,  isi ulang/top up Kartu Multi Trip (KMT) maupun refund tiket THB bisa dilakukan dengan mudah dan cepat melalui mesin pintar transaksi tiket KRL ini.

CVIM untuk layanan KMT hanya bisa menerima pecahan uang kertas Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000. Sedangkan untuk layanan THB terdapat 2 layanan yaitu pecahan uang kertas Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, dan uang coin Rp 500 (perak) serta Rp 1.000. Dalam pengoperasiannya, V-CIM dilengkapi 2 pilihan bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sehingga memudahkan bagi pengguna jasa lokal maupun asing.

“Tahap awal 3 mesin C-VIM sudah kami pasang di Stasiun Jakarta Kota. Sampai pertengahan tahun 2015 setidaknya terpasang 50 dan sampai akhir tahun 2016 akan terpasang seluruhnya 100 unit C-VIM,” jelas Direktur Utama PT KCJ, M.N Fadhilla dalam acara Workshop Media “Kinerja & Program Pengembangan  Layanan KRL di Jabodetabek” yang diadakan KCJ di Hotel All Season Jakarta, (28/12/2015).

Fadhil menjelaskan bila C-VIM nantinya akan dipasang di stasiun awal pemberangkatan KRL, stasiun akhir dan stasiun transit. Di stasiun-stasiun tersebut, loket konvensional akan dihapus dan petugas loket akan beralih fungsi menjadi petugas pelayanan di stasiun.

Pengguna KRL sedang mencoba bertransaksi tiket KRL mellaui C-VIM dengan dibantu petugas KCJ. (Foto: AMS)
Pengguna KRL sedang mencoba bertransaksi tiket KRL mellaui C-VIM dengan dibantu petugas KCJ. (Foto: AMS)

“Selama awal-awal akan ada petugas passenger service yang berjaga membantu penumpang bertransaksi,” jelas Fadhil yang optimis nantinya pengguna KRL akan terbiasa melakukan transaksi tiket KRL secara mandiri melalui C-VIM. (AMS)

About Redaksi MKA

Check Also

KAI Luncurkan Kereta Rail Clinic

Setelah beberapa tahun silam PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan Kereta Batik dan Kereta Pustaka, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *