Wednesday , December 13 2017
Home / Uncategorized / Maling Berdasi Di KA Eksekutif !

Maling Berdasi Di KA Eksekutif !

Maling Berdasi Di Eksekutif
Maling Berdasi Di Eksekutif

Majalah Ka, “Mereka membeli tiket, bergaya penumpang eksekutif bahkan sebagian berdasi. Begitu penumpang lengah, gerombolan maling profesional ini beraksi secara rapi”.

Dani, penumpang Argoanggrek, bersms ke Majalah KA jam 22.49. “Tolong beritahu polisi, di ka ini ada maling”. Dua puluh menit kemudian, muncul sms mengagetkan.’Tolong dang, rampok dan tukang hipnotis dibersihkan. Saya kehilangan Rp40 juta!” tulisnya. Cara kerja mereka profesional. Padahal saya menyimpan tas berkunci lapis tiga.” tarnbah pemilik nomor selular 18158967XXX.

Ibu Lia asal Gria Kencana Permai Cilacap, pernah sial. Sebuah kamera berisi data-data foto penting yang harus dikirim ke rekan bisnisnya di Tunisia. digondol maling. Termasuk uang tunai Rp 6 juta. “Kami tak menyangka, karena semua penumpang terlihat rapi, bersih dan berpelajar. Begitu malam hari, tahu-tahu tas kami lenyap begitu saja” ujarnya.

Seorang wartawan, Endi AR, kehilangan kamera pro ketika mau meliput acara keYogya naik kereta Taksaka. “Tali kamera itu saya jepit dengan kaki. Eh gak tahunya, hilang juga,” ujarnya. Kamera, uang, laptop dan perhiasan adalah barang-barang incaran para maling eksekutif. PT. Kereta Api (Persero) pun tak tinggal diam. Setiap kereta eksekutif dikawal Polsus. Bahkan di Argogede pengawalnya dari Kepolisian. Namun penjahat tak kalah akal.

Modus Operandi

Hp dan Laptop
Bermain game menggunakan Hp mahal dan laptop, sangat beresiko mengundang maling mengincar barang anda.

Menurut salah seorang karyawan PT Kereta Api, pencuri di kereta eksekutif sulit dicurigai. Mereka berpakaian necis. membeli tiket, bawa tas bagus dan berpenampilan menarik, malah ada yang berdasi. Biasanya terdiri dari 2-6 orang. Duduk berpencar, lalu mulai mengincar mangsanya yang lengah atau sedang tidur. Salah seorang dari mereka meletakkan tasnya di sebelah tas yang akan diambil. Jika pemilik tas lengah, dia jarah tas itu lalu dibawa ke tempat duduk. Mengambil barang berharga, dan secepatnya dikembalikan lagi.

Pencuri lain seorang wanita, supel dan sok akrap. Tapi begitu Anda tertidur, tetangga cantik ini, pelan-pelan meraih tas Anda, membawanya ke toilet, atau memberikan ke teman yang duduk di kursi atau kereta bin. Begitu barang ludes, tas dikembalikan ke tempat semula. la duduk tenang seperti penumpang lain.

Sedang Iaptop biasa diletakkan di bawah kaki, maka tas laptop digeser si pencuri pelan-pelan. Setelah laptop diambil, mereka Iangsung turun di stasiun terdekat, meski tiket tujuan masih jauh.

Modus lain yang cukup unik yakni pura-pura mabuk. Penumpang naik kereta dalam keadaan mabuk. Semua penumpang merasa tidak nyaman. Polsus lalu datang menenangkan si”pemabuk”.Tapi diam-diam kawanan maling mulai beraksi.”Itu adalah salah satu trik kawanan pencuri mengalihkan perhatian,” ujar petugas di kereta.

Keamanan Penumpang

Polsus, biasanya berkeliling di atas kereta 2-4 kali untuk memastikan keadaaan aman. Bila ada yang mecurigakan, ia mcngintai. Pernah suatu malam di kereta Anggrek, seorang pensiunan polisi kaget melihat tasnya raib. Polsus kemudian mengintai. Seorang penumpang dari kereta lain datang dan duduk di kursi sebelah pensiunan polisi itu, lalu mengembakkan tasnya diam-diam.

Malam itu Polsus berhasil membekuk enam orang komplotan pencuri. Besoknya muncul berita kecil di beberapa koran, namun pencurian di atas kereta tak berarti berhenti. Beberapa penumpang menuturkan, laporan yang disampaikan ke Kepala Stasiun atau pihak PT Kereta Api tak menghasilkan apa-apa, kecuali laporan.

PT Kereta Api juga pusing oleh ulah para pencuri ini. Pada hari-hari tertentu.kereta eksekutif dikawal dua Polsus. “Setidaknya kehadiran mereka memberi kenyamanan penumpang dan rasa gelisah para maling, tapi penumpang tetap menuntut keamanan yang lebih,” ujar Kahumas PT Kereta Api, Daop I Jakarta, Akhmad Sujadi.

Herlin, penumpang PJKA (pulang jumat kembali ahad) Jakarta-Malang punya usul menarik. “Sebaiknya diberlakukan pengecekan dengan KTP. Sejak pesan tiket, sampai pengecekan kondektur. dikontrol lewat KTP. Kalau tidak cocok didenda. lni bisa mengurangi tingkat pencurian di kereta sekaligus calo tiket kereta api,” sarannya. Sebuah ide yang agak ribet tapi tak ada salahnya dicoba. • YOHANES

Sumber: Majalah Ka, Edisi 01/Agustus 2006, “Masa-masa Jaya Kereta Api”; PT Ilalang Sakti Komunikasi

Kereta Eksekutif, PJKA, Jakarta-Malang, Argo anggrek, Majalah KA

About Redaksi MKA

Check Also

Museum Ambarawa: Naik Kereta Rel Bergerigi

Majalah Ka, Sepanjang perjalanan, selain nuansa berkereta kuno, anda dapat sepuasnya menikmati pemandangan pegunungan yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *