Home / Hot News / Railbus Solo
DSC_0743

Railbus Solo

Wajah Railbus BATARA KRESNA

Railbus kebanggaan dan salahsatu ikon Kota Solo ini kini telah beroperasi kembali. Dengan tariff Rp 4000 sekali jalan, masyarakat bisa menikmati moda transportasi berbasis rel ini untuk relasi Purwosari-Sukoharjo-Wonogiri.

 

Railbus yang dioperasikan untuk melayani relasi Purwosari-Wonogiri merupakan produk dalam negeri buatan PT INKA Madiun. Sebelumnya, PT INKA telah memproduksi satu set Railbus “Kertalaya”untuk dioperasikan melayani relasi Kertapati-Indralaya (wilayah PT KAI Divre III Sumatera Selatan). Tentu saja dari desain, kedua Railbus tersebut memiliki sejumlah perbedaan seiring penyempurnaan dari produk pertama. Secara fisik, Railbus Solo “Batara Kresna” memiliki kesamaan dengan Railbus Padang. Hanya saja Railbus Padang sementara ini belum dioperasikan karena rencananya akan dijalankan untuk melayani relasi Padang-Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Railbus Solo dalam Buku “Lokomotif dan KRD di Indonesia” yang disusun Ir. Hartono AS,MM terbitan PT Ilalang Sakti Komunikasi disebutkan data teknis Railbus Solo maupun Railbus Padang memiliki ukuran panjang body 34570 mm, lebar body 2880 mm, tinggi 3447 mm. Daya mesin 560 KW dengan dua motor traksi tipe VVVF Inverter/ Motor Asinkron dan performansi kecepatan maksimum 90 km/jam. dengan berat kosong 70 ton dan berat siap 82 ton. Kapasitas penumpang didesain tersedia 78 tempat duduk dan penumpang berdiri 82 orang atau total 160 penumpang.

Dalam kodefikasi sesuai PM 45 Tahun 2010 tentang Standar Spesifikasi Teknik Penomoran Sarana Perkeretaapian, Railbus dikategorikan sebagai sarana berpenggerak sendiri kategori Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) dengan kode angka 2 sebelum dua digit tahun mulai dinas. Secara berurutan, Railbus Solo memiliki nomor seri K3-2 10 01, K3-2 10 02 dan K3-2 10 03. Untuk mencirikan kekhasan wilayah operasionalnya, selain tertera nama “KA Batara Kresna”, tertulis juga “Solo, the spirit of Java”.

 

Sebagai KA Perintis

Pengoperasian Railbus untuk lintas pelayanan Purwosari-Sukoharjo-Wonogiri merupakan bagian dari penyelenggaraan KA Perintis yang didanai dari Pemerintah (Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan). Penyelenggaraan KA Perintis didasarkan pada Keputusan Menhub Nomor KP.620 Tahun 2014 tentang Penetapan Lintas Pelayanan KA Angkutan Perintis, Keputusan Menhub No. KP.621 Tahun 2014 tentang Tarif Angktan Orang dengan KA Perintis, Keputusan Menhub Nomor KP. 676 Tahun 2014 tentang Penugasan kepada PT KAI untuk menyelenggarakan Angkutan Perintis KA, dan DIPA Tahun Anggaran 2015 Satker Pengembangan Lalu Lintas dan Peningkatan Angkutan KA (PLLPAKA).

AMAD SUDARSIH

 

NILAI KONTRAK OPERASIONAL KA PERINTIS

NO LINTAS PELAYANAN NILAI KONTRAK
1 Mojokerto-Tarik-Tulangan-Sidoarjo Rp 29.726.223.698
2 Purwosari-Sukoharjo-Wonogiri Rp   8.958.444.475
Jumlah (termasuk PPN 10%) Rp 38.684.668.173

Sumber: Ditjen Perkeretaapian

 

OPERASIONAL KA PERINTIS

NO LINTAS PELAYANAN SARANA FREKUENSI/HARI KAPASITAS TD/HARI TARIF
1 Mojokerto-Tarik-Tulangan-Sidoarjo 2 set KRDI 12 6.624 Rp 6000
2 Purwosari-Sukoharjo-Wonogiri 1 set Railbus 4 1.168 Rp 4000

Sumber: Ditjen Perkeretaapian

 

 

About Redaksi MKA

Check Also

Lama Dinanti, Akhirnya KRL Jakarta Kota – Tanjungpriok Beroperasi

Lintas Jakarta Kota-Tanjungpriok sejak tahun 2007 sudah diwacanakan untuk beroperasi. Saat itu, bahkan telah diawali ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *