Home / Aktifitas / STTD_Rev ok
DSC_8929

STTD_Rev ok

Perintis Program Studi D. III Perkeretaapian

Di STTD Bekasi, inilah satu-satunya jurusan Perkeretaapian yang dibuka oleh BPSDM Perhubungan. Sampai tahun akademik 2014/2015 program studi ini sudah meluluskan 9 angkatan dan para alumninya sudah bekerja di berbagai instansi BUMN dan swasta yang bergerak di bidang perkeretaapian, termasuk sebagai aparatur di pemerintahan, terutama di lingkungan kementerian perhubungan.

 

Program Diploma III Perkeretaapian STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat) di Bekasi mulai berdiri tanggal 25 Agustus 2004, dan paling muda pendiriannya dibandingkan dengan Program studi lainnya. Namun keberadaannya merupakan embrio dibukanya jurusan Perkeretaapian di sekolah yang berada di bawah Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan. Pengembangan program studi ini bukan tanpa alas an, melainkan melalui kajian kelayakan pengembangan program studi yang komprehensif. Pendahulunya, program SATKA telah lama tidak produktif, namun kebutuhan SDM Perkeretaapian semakin lama semakin diperlukan, terlebih lagi dengan adanya  Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) yang akan meningkatkan peranan system transportasi perkeretaapian serta menghubungkan kepulauan di Nusantara, tidak saja di Pulau Jawa dan Sumatera, namun akan dibangun transportasi kereta api di pulau lain seperti Sulawesi, Papua, Bali dan Kalimantan. Bisa dibayangkan besarnya kebutuhan SDM yang profesional untuk mempersiapkan dan melaksanakan program pengembangan sistem transportasi perkeretaapian di Indonesia, baik oleh sektor swasta maupun pemerintah. Geliat kebutuhan SDM tersebut sudah bergulir, kini STTD telah menjalin kerjasama yang intensif dalam rangka pemenuhan kebutuhan SDM perkeretaapian yang professional dengan PT.KAI, PT. KCJ, PT. LEN, PT.Bukit Asam dan dalam proses menjalin kerjasama dengan PT.MRT yang akan mengoperasiakan mass rapid transit (MRT) di Jakarta.

Lama pendidikan Prodi Diploma III Perkeretaapian adalah selama 3 (tiga) tahun dengan menempuh 6 semester. Selama pendidikan, Taruna/I tinggal di asrama yang telah disediakan. Dan kini Prodi Diploma III Perkeretaapian STTD telah menghasilkan lulusan 9 angkatan dengan gelar Ahli Madya Kereta Api (Amd. KA). Dan selanjutnya, berdasarkan nomenklatur pendidikan tinggi di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Program Studi D.III Perkeretaapian berubah menjadi Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Perkeretaapian, dengan gelar lulusan Ahli Madya Terapan Kereta Api, yang disingkat A.Ma.Tra KA.

Berdasarkan kurikulum Prodi Diploma III Perkeretaapian, para Taruna/i diajarkan secara menyeluruh ilmu-ilmu Perkeretaapian, seperti pengetahuan di bidang Perencanaan Perkeretaapian, Teknik Sarana Perkeretaapian, Teknik Persinyalan, Teknik Kelistrikan, Teknik Telekomunikasi, Sistem dan Perencanaan Operasi, termasuk didalamnya GAPEKA, Pengendalian dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) serta tidak ketinggalan Peraturan dan Perundang-undangan Perkeretaapian.

Dengan rangkaian pengetahuan tersebut, kompetensi lulusan pendidikan Prodi Diploma III Perkeretaapian yang diharapkan adalah mampu melakukan perencanaan dan manajemen operasi perkeretaapian, dengan minimal 3 (tiga) unit kompetensi antara lain: mampu melakukan kegiatan operasi perkeretaapian,  mampu melakukan evaluasi kinerja sistem operasi perkeretaapian serta mampu melakukan perencanaan sistem operasi perkeretaapian. Adapun sasaran secara menyeluruh lulusannya antara lain : memiliki kemampaun perencana dan manajemen operasi perkeretaapian yang memadai untuk kebutuhan pengguna lulusan, memiliki kualitas profesional dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, memiliki wawasan yang mendalam pada teknologi perkeretaapian, memiliki fisik yang prima, jiwa kreatif, inovatif dan profesional serta memegang nilai-nilai moral. Selain itu mampu bekerja dengan menggunakan teknologi dan terampil di bidang Perkeretaapian baik secara pelayanan/ administratif maupun teknis. Lulusan juga dibekali agar mampu menjadi Praktisi Perkeretaapian dan menggunakan peralatan perkeretaapian serta melakukan pelayanan perkeretaapian.

Untuk mencapai kompetensi dan sasaran lulusan diatas, selain pembekalan teori, taruna wajib melakukan pratikum di laboratorium dan pengamatan lapangan melalui kuliah kunjungan  dan observasi ke balaiyasa di lingkungan operator kereta api, PT.KAI. Dan “Mulai semester 4, Taruna diwajibkan untuk mengikuti program KKL (Kuliah Kerja Lapangan-red) serta pada semester 6 diwajibkan untuk mengikuti PKL (Praktek Kerja Lapangan-red) selama 3 bulan,” jelas Ketua Prodi Diploma III Perkeretaapian STTD, Dr. I Made Suraharta, MT.

Sampai dengan saat ini,, pelaksanaan PKL dilakukan pada lingkungan operator PT KAI, yaitu di Daerah Operasi wilayah Jawa dan Divisi Regional Sumatera. Hal ini dimaksudkan untuk mempertajam intuisi dan beradaptasi dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya. Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan PKL tersebut, imbuh Made, Taruna/i wajib membuat Lapum (Laporan Umum) untuk Kelompok dan KKW (Kertas Kerja Wajib) sebagai tugas akhir perseorangan yang nantinya akan dipresentasikan dan dipertahankan dalam Sidang Kelulusan Akhir Program.

Dalam waktu dekat, STTD akan meningkatkan program studi D.III Perkeretaapian menjadi Diploma IV Rekayasa Sistem Transportasi Perkeretaapian. Rencana pengembangan program studi ini telah melewati verifikasi program dan penilaian kelayakan pengembangan prodi dan saat ini menunggu surat keputusan penetapan program studi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta ijin dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui BPSDM Perhubungan.

Berkaitan dengan pengembangan Akademi Perkeretaapian di Madiun (API-Madiun) oleh BPSDM- Kementerian Perhubungan, program studi yang ditawarkan merupakan bagian dari program studi hasil kajian kelayakan pengembangan prodi perkeretaapian di STTD sebagai cikal bakal prodi perkeretaapian di Indonesia. Sehingga dengan demikian, API-Madiun sebagai institusi pendidikan kereta api yang baru dibentuk di lingkungan BPSDM Kementerian Perhubungan dapat bersinergi dengan pendahulunya, yaitu Prodi D.III Manajemen Transportasi Perkeretaapian di STTD yang lebih dulu berpengalaman dengan lulusan yang kompeten. Rangkaian pengembangan prodi perkeretaapian diatas diharapkan menjadi jalan yang baik dalam mendukung kebutuhan sumber daya manusia perkeretaapian, yang saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan pengembangan sistem transportasi perkeretaapian di Nusantara tercinta.

 

 

AMAD SUDARSIH

 

 

 

MATA KULIAH PROGRAM STUDI DIPLOMA III PERKERETAAPIAN

SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT

 

SEMESTER 1
MATA KULIAH SKS
Pengantar Transportasi 2
Bahasa Inggris I 2
Dasar-Dasar Manajemen 2
Ilmu Sosial Budaya Dasar 2
Statistik I 2
Matematika 2
Pendidikan Agama 2
Pendidikan Kewarganegaraan/Pancasila 2
Menggambar Teknik 2
Fisika Terapan 2
Pengantar Komputer 2

 

 

SEMESTER 2
MATA KULIAH SKS
Statistik Terapan II 2
Mekanika Tanah / Ilmu Ukur Tanah 2
Ekonomi Makro & Mikro 2
Aplikasi Komputer 2
Perundang-undangan KA I 2
Teknik Jalan KA 3
Stasiun dan Emplasement 2
Mekanika Teknik I 3
Bahasa Indonesia 2
Bahasa Inggris II 2

 

 

SEMESTER 3
MATA KULIAH SKS
Ilmu Ukur Tanah & Perpetaan 2
Perundang-undangan KA II 2
Teknik Jembatan dan Terowongan 2
Dinamika KA 3
Perencanaan Transportasi KA 3
Sarana Penggerak & Khusus 3
Manajemen Keuangan & Pemasaran KA 2
Administrasi Perkantoran 2
Sumber Daya & Teknologi Energi 2
Teori Listrik & Elektronika 2

 

 

SEMESTER 4
MATA KULIAH SKS
Teknik Energi Pelistrikan 3
Ekonomi Transportasi 2
Operasi KA 2
Teknik Analisis Perencanaan Transportasi KA 3
Sarana Pengangkut 3
Telekomunikasi 2
Ilmu Bahan 2
Sistem Persinyalan 3
Kuliah Kerja Lapangan 1

 

SEMESTER 5
MATA KULIAH SKS
Operasi KA Lanjutan 3
Metodologi Penelitian 2
Analisis Kecelakaan & Keselamatan KA 3
Sistem Kendali Otomatis 3
Pengujian Kelaikan Sarana & Prasarana KA 3
Manajemen SDM 2

 

SEMESTER 6
MATA KULIAH SKS
Praktek Kerjak Lapangan 4
Kertas Kerja Wajib 4
Seminar 2

 

Sumber: Sekolah Tinggi Transportasi Darat

 

 

About Redaksi MKA

Check Also

JRwest_Kumoha287-3

Mengenal JR West 287 Series

Mengenal JR West 287 Series KRL milik West Japan Railway Company (JR West), perusahaan kereta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *