Saturday , September 23 2017
Home / Hot News / Transjakarta Akan Buka Feeder Layani Penumpang Stasiun Tanahabang & Tebet

Transjakarta Akan Buka Feeder Layani Penumpang Stasiun Tanahabang & Tebet

Penumpang sambut gembira bila ada feeder busway dari Stasiun Tanahabang dan Tebet. (Foto: Amad S)
Penumpang sambut gembira bila ada feeder busway dari Stasiun Tanahabang dan Tebet. (Foto: Amad S)

Gayung bersambut, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merespon masukan dari PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) untuk membuka rute di beberapa stasiun KRL yang saat ini belum terakomodasi layanan bus Transjakarta. PT Transportasi Jakarta merencanakan akan membuka rute-rute baru yang melewati stasiun-stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line pada Desember ini. Rute baru itu adalah rute pengumpan (feeder) yang direncanakan akan dibuka di stasiun-stasiun yang belum dilayani koridor Transjakarta. Stasiun KRL yang direncanakan akan dilalui bus rute pengumpan adalah Stasiun Tebet dan Stasiun Tanah Abang.
“Kami memang sedang merancang membuka rute pengumpan, termasuk ke stasiun-stasiun kereta, seperti di Stasiun Tanah Abang dan Tebet. Kita usahakan bisa dipercepat Desember 2015 ini,” kata Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih, Selasa (1/12/2015).
Menurut Kosasih, bus yang akan melayani rute pengumpan, termasuk ke stasiun-stasiun KRL adalah bus berukuran sedang yang pengadaannnya kerjasama antara PT Transjakarta dengan Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja).

KCJ Sarankan Integrasi Antar Moda

Sehari sebelumnya, Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) MN. Fadhila memang menyarankan pihak-pihak yang mengurus transportasi di luar KCJ bisa melihat peluang dan supaya integrasi antar-moda bisa terjadi.

“Paling mungkin tentu dengan Transjakarta. Penumpang kita di Stasiun Tebet itu sudah sampai 50.000. Karena memang pergerakan penumpang sangat dinamis, harusnya ada integrasi antarmoda. Harus ada transportasi lanjutan supaya penumpang KRL terfasilitasi,” ungkap Fadhil.
Ironis memang bila peningkatan jumlah penumpang yang naik KRL Commuter Line bila tidak disambut dengan layanan feeder atau pengumpan dengan moda angkutan seperti Transjakarta. Sebab bila tidak, moda pengumpan akan dikuasai moda roda dua yaitu ojek. Dan yang telah terjadi, pemandangan kesemrawutan di sekitar stasiun KRL karena ojek yang mangkal sembarangan sehingga menambah kemacetan jalan di sekitar stasiun. Bagi penumpang angkutan umum tentu akan menjadi beban pengeluaran berlebih, sebab bila ada angkutan feeder, biaya transportasi akan lebih terjangkau.
“Kalau bisa difasilitasi dengan moda yang lebih baik, tentu akan lebih baik,” ucap Fadhil. (AMS)

 

Link:

http://megapolitan.kompas.com/read/2015/11/30/14191701/Transjakarta.Diminta.Buka.Rute.di.Stasiun-stasiun.KRL?utm_campaign=related&utm_medium=bp&utm_source=news&

http://megapolitan.kompas.com/read/2015/12/01/09074911/Bulan.Ini.Bus.Transjakarta.Angkut.Penumpang.dari.Stasiun.Tanah.Abang.dan.Tebet

About Redaksi MKA

Check Also

Lama Dinanti, Akhirnya KRL Jakarta Kota – Tanjungpriok Beroperasi

Lintas Jakarta Kota-Tanjungpriok sejak tahun 2007 sudah diwacanakan untuk beroperasi. Saat itu, bahkan telah diawali ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *