Beranda | Tentang Kami | Railfans | Forum | Jadwal KA | Aktifitas | Kerjasama | Distributor Jumat, 10 September 2010
Katalog Majalah
Katalog Buku
Berlangganan Majalah
Pasang Iklan
Galeri
Berita Terbaru
Kumpulan Artikel
Kontak Kami
Catatan Pinggir Rel

07 June 2010
Perempuan Yang Berjalan Di Atas Rel
Oleh: Mas Soegeng
Catatan Pinggir Rel Majalah KA Edisi 47, Juni 2010 »»»

Thumbnail Gallery
Apabila diterjemahkan secara langsung "COW HANGER" berarti Penggantung Sapi, namun kemudian dibuat istilah yang labih luwes dan lebih luas yaitu "PENYANGGA HEWAN". Posisi Penyangga Hewan ini berada di bagian depan lokomotif, KRL dan KRD yang apabila disetarakan dengan kendaraan mobil adalah "Bemper".
Cow Hanger atau Penyangga Hewan
2009-06-22 17:27:49
Oleh: Admin

1. BENTUK PENYANGGA HEWAN

 

a.      Pada Lokomotif Uap

Ada berbagai macam bentuk penyangga hewan pada lokomotif uap tipe kecil seperti lokomotif B atau C mulai dari bentuk sederhana yaitu pelat baja persegi empat, kemudian kombinasi antara dua bentuk yaitu bagian atas pelat baja persegi empat dan bagian bawah terdiri dari batang-batang baja profil yang disusun  secara horizontal atau vertikal. Sedangkan untuk lokomotif uap yang besar seperti D52, CC50 mempunyai penyangga hewan kombinasi dari dua bagian yaitu bagian atas berbentuk persegi empat atau trapesium dan bagian bawah terdiri dari batang-batang baja yang disusun secara vertikal yang kesemuanya dicat warna merah. Bentuk susunan batang tersebut dibuat agak miring ke arah atas dan samping agar kalau ada hewan atau barang lain yang tertabrak akan terlempar ke arah  samping jalan rel.

 

b.      Pada Lokomotif Diesel

Penyangga hewan pada lokomotif buatan General Motor (GM) yaitu BB200, BB201, CC202 dan buatan General Electric (GE) yaitu CC201, CC203, CC204 mempunyai bentuk yang sama. Penyangga hewan yang terbuat / dari besi baja setebal lebih dari 2 cm berwarna merah ini menempel dengan lebar sama dengan rangka bawah (chasis)  dan mempunyai 2 lekukan pada bagian bawah yang lebih sempit.

Sedangkan pada lokomotif diesel hidrolik ada beberapa macam seperti pada loko BB302, BB303, BB306 buatan Henschell mempunyai penyangga hewan seperti pada lokomotif DE dari GE dan GM. Namun pada lokomotif DH buatan Krupp yaitu BB301 dan BB304 mempunyai penyangga hewan yang berbeda, yaitu pada bagian atas terdiri plat baja selebar rangka bawah berbentuk trapesium berwarna merah dan pada bagian bawah tersusun dari batang baja dengan arah vertikal dengan warna hitam.

Khusus untuk lokomotif BB204 penyangga hewan bagian bawah tengah dibentuk lekukan ke atas agar dapat melewati rel bergigi yang posisinya lebih tinggi dari permukaan rel kiri dan kanan.

                                  

c.      Pada KRL dan KRD.

Berbeda dengan lokomotif yang mempunyai penyangga hewan berupa bagian tersendiri dengan warna tidak sama dengan bagian body/ kabin, maka pada KRL dan KRD penyangga hewan merupakan bagian yang bersatu dengan dinding depan kabin masinis. Dengan demikian warnanya akan sama dengan warna dinding, hanya pada bagian bawah yang terdiri dari susunan batang baja vertical berwarna merah, seperti pada KRL Rheostatik, KRL BN-HOLEC, KRL  Hitachi, dan  KRD.

Khusus untuk KRL serie 1000, serie 5000 dan KRL serie 8000 mempunyai bentuk penyangga hewan mirip dengan lokomotif hanya bagian bawah dipotong miring yaitu bentuk yang tegas dari baja pelat dan warna merah yang berbeda dengan warna dinding kabin depan.

 

2.                  FUNGSI PENYANGGA HEWAN

Lokomotif yang menarik rangkaian Kereta Api; rangkaian KRL atau rangkaian KRD yang berjalan diatas jalan rel harus bebas dari benda-benda atau bangunan di sekitar jalan rel. Bentuk penyangga hewan yang berlekuk dan sempit di bagian bawah adalah untuk menyesuaikan agar tidak menyentuh bangunan peron rendah atau peron medium atau bangunan instalasi lain seperti alat persinyalan. Lain halnya dengan peron tinggi di stasiun–stasiun besar dan stasiun di wilayah JABODETABEK, maka penyangga hewan tidak akan menyentuh peron di bagian bawah.

Fungsi penyangga hewan adalah untuk mendorong suatu benda cukup besar berada di jalan rel, terutama apabila ada hewan sehingga akan terlempar dan tidak masuk ke kolong lokomotif. Benda yang cukup besar bila terlindas roda dapat mengakibatkan lokomotif anjlok.

Jarak antara bagian terbawah dari penyangga hewan terhadap permukaan rel adalah 10 cm, sehingga dapat melindungi bagian-bagian lokomotif yang rendah seperti motor traksi, tangki BBM dan lainnya agar tidak terbentur oleh benda yang mungkin berada di atas jalan rel. Tinggi penyangga hewan terendah akan terjadi pada waktu roda lokomotif aus dan telah dibubut, sehingga ukuran diameter roda mencapai minimum.

 

3.                  BAGAIMANA DI LUAR NEGERI.

Lokomotif. KRL atau KRD di luar negeri pada umumnya mempunyai penyangga hewan dengan bentuk persegi lurus ke bawah selebar rangka bawah dan body, mengingat pada umumnya tidak ada peron rendah, peron medium atau instalasi lain.

Untuk lokomotif berkecepatan tinggi atau KA Supercepat seperti TGV atau Shinkansen, bagian depan berbentuk aerodinamis dan bagian bawah dibuat miring ke samping agar hambatan angin kecil. Selain dari itu bagian bawah juga berfungsi sebagai penyapu salju di musin dingin. Jadi bukan untuk mendorong hewan lagi, karena jalan rel KA SUPERCEPAT bebas hambatan, artinya sudah dipagar atau berupa jalan layang sehingga tidak ada lagi hewan yang menyeberang jalan rel.


Edisi Terbaru

Link

Beranda | Tentang Kami | Railfans | Forum | Jadwal KA | Aktifitas | Kerjasama | Distributor
Copyright© 2009 majalahka.com - powered by: cyberionmedia.com
171078